Gara gara kenalan dengan kakak senior

---------- Forwarded message ----------
From: Formulir Kontak Blogger <no-reply@blogger.com>
Date: Tue, 29 Jul 2014 06:48:04 +0000
Subject: [master info] Pesan baru diterima.
To: riyonoadit163@gmail.com

Gara gara berkenalan dengan kakak senior
Sebut saja nama gue Andi, umur gue 20 tahun, dan gue berkuliah di salah
satu perguruan tinggi swasta yang ada di daerah Jakarta selatan. Gue anak
yang sederhana dan gak neko neko, namun setelah bergaul dengan kakak senior
gue, gue sekarang menjadi seperti sekarang ini. Perawakan gue sih sederhana
dengan tinggi standar orang Indonesia 176, dan sebagai lelaki gue menjaga
tubuh gue dengan olah raga, sehingga tubuh gue bisa dikatakan rata - rata
namun dengan plus stamina yang panjang. Gue memang suka berolah raga,
setiap kamis ataupun minggu gue terkadang mampir ke senayan hanya untuk
sekedar olah raga di sana.
Nah mau gue ceritain nih cerita gue, meskipun ini terasa aneh bagi gue
namun memang inilah kenyataannya. Sebenernya sih gue males untuk
menceritakan ataupu menuliskan kisah ini kepada para pembaca yang lain,
namun sebagai pandangan aja untuk para pembaca bahwa kehidupan ini memang
sudah aneh. Nah jadi ceritanya ; gue duduk di bangku perkuliahan semester
awal awal, anggap aja di tingkatan pertama. Dulu gue orangnya sangat kuper,
dan jarang bergaul dengan orang lain, setiap pulang kuliah langsung pulang.
Sehingga temanku sampai meledeki gue, ada juga yang bilang kalau gue ini
kudet (kurang update). Suatu hari gue coba bergaul dengan temen temen gue
dan juga dengan senior gue, waktu itu sih campur aja antara para lelaki dan
perempuannya. Di antara mereka semua ada cewek yang sangat ku perhatikan,
namanya mila. Dia adalah senior gue mungkin umurnya 21 tahun, anaknya
lumayan tinggi sebagai perempuan sekitar 173cm beda 3cm dari gue. Selain
itu anaknya cantik, putih badan yang bisa di bilang ramping namun padat.
Dialah yang mengajak gue untuk bergabung setiap selesai kuliah, sehingga
sekarang setiap hari gue pulang malem terus, dan kehidupan gue semakin
berantakan. Suatu hari gue di bawa oleh mila ke tempat yang gue tau itu
diskotik, gue baru pertama kali ke situ dan gue merasa canggung, namun mila
menenangkan gue dan disuruh bersantai saja di sini. Gue pun duduk di pojok
yang ada kursi, dan gue di tawarkan minuman kepada mila. Gue berpikiran
yang di tawarkannya itu minuman keras, awalnya gue nolak minum. Setelah
usaha mila yang terus akhirnya gue pun meminum yang di berikan oleh mila.
Tak terasa sudah sekitar 3 jam gue di diskotik itu, dan kepala gue terasa
berat dan pusing, gak tau berapa gelas yang udah gue minum.
Seinget gue terakhir kali sudah jam 10 malam, tapi waktu gue sadar sudah
jam 1 pagi, padahal gue masuk diskotik jam 7 malam. Waktu tersadar, gue
udah berada di suatu kamar dan sudah berada di atas kasur yang empuk. Gue
tengok sekitar sepertinya layak sebuah kamar hotel, gue tengok ke kanan dan
ke kiri gue, gue tergaget ternyata di sebelah gue sudah ada mila dan
seorang perempuan lagi yang gue gak tau namanya. Gue liat ke bawah ternyata
gue udah gak berpakaian lagi, begitupun dengan mila dan temannya. Gue
berpikir apa sepertiniya gue udah make love dengan mereka berdua, padahal
gue belum pernah sama sekali ML dengan siapapun. Gue langsung ke kamar
mandi karena kebelet kencing, waktu keluar dari kamar mandi, gue pandangin
badan mereka, mereka tubuhnya cantik cantik dan terlihat banget bagian
selangkangannya di tumbuhi bulu hitam yang menyembunyikan vagina mereka,
namun mila bulunya tipis dan dikit sehingga terlihatlah vaginannya dengan
jelas. guepun mendekatinya dan ternyata jika di pandang lebih dekat lagi
wajahnya semakin cantik dan tubuhnya sangat sexy sekekali. Gue mencoba
dekatkan wajah gue ke wajah mila, gue cium bau tubuhnya, baunya semakin
menggoda gue dan gak sabar buat main dengan mila. Gue mulai dengan membelai
rambutnya, dengan penuh rasa sayang gue cium dahinya yang putih dan mulus
itu, kemudian gue cium mata, hidung, pipi, dan sampailah pada bibirnya. Gue
cium lembut bibirnya, gue cium sekitar 5 menit, tidak ada reaksi bangun
dari mila, gue beranikan melakukan yang lebih kepada mila. Gue coba
merambah ke bagian dadanya yang ukurannya sekitar 34 B itu, gue coba puter
puter tangan gue di dadanya, gue pilin pelan pelan bagian putingnya.
Menunjukan taka da reaksi akhirnya gue isep aja putingnya, gak tau kenapa
gue semakin bernafsu, gue kulum aja tuh dadanya dengan ganas. Milapun
merintih keenakan dengan suaranya yang lembut aahhhh ahhhhh emmmm emmmm
ahhhhh, dengar rintihannya itu gue makin aja bernafsu untuk masukin penis
gue ke vaginanya mila. Bagi para pembaca gue kasih tau ukuran penis gue
dengan panjang 17cm dan diameter sekitar 7cm, lumayan kan tuh buat bikin
wanita ketagihan, ini karena gue suka latihan buat gedein penis gue dan gue
suka olahraga. Padahal klo belum ereksi kecil banget dah kaya pensil yang
di patahin, oke lanjut. Karena gue makin nafsu dengan mila, dan gue udah
lupa diri akhirnya gue masukin penis gue ke memeknya mila, awalnya susah
banget buat masukin ke memeknya mila. Terasa seret banget gue cabut lagi
penis gue, gue jilatin aja memeknya mila biar terasa licin dan gampang
masuk. Lagi enak jilatin ternyata mila terbangun dari tidur dan dia kaget
dengan apa yang gue lakuin ke dia, bukannya marah, mila malah makin
mengerang dengan suara yang lembut. Mila kemudian bangun dan langsung narik
gue ke kamar mandi, di kamar mandi dia bertanya ke gue; apa sih yang loe
lakuin sama gue, loe dah lupa apa gue itu senior loe di kampus ?, gue
bingung mau jawab apa takut salah jawab nantinya. Mila bertanya; emangnya
loe udah gak tahan banget apa liat body gue yang kayak gini ?, gue jawab
aja, ia mil gue udah gak tahan banget liat badan loe yang sexy banget,
lagian loe tidur gak pake apa - apa, jadinya gue kerangsang deh. Mila malah
tersenyum dan tiba - tiba memegang penis gue yang mau kecil lagi, gue
terheran kirain mila akan marah ke gue. Mila; ehhh ternyata penis lo gede
banget klo lagi ngaceng, sayang tau kalo gak di manfaatin, maksud lo apa
mil ? maksud gue sayang klo lagi ngaceng tapi gak di apa apain punya lo,
masih sambil memikirkan perkataan mila ternyata mila langsung jongkok dan
ngemut penis gue. Gue ngerasa darah gue naik ke atas kepala dan ngerasa mau
memuntahkan sperma gue, mila menyuruhku untuk menahan spermanya agar tidak
langsung keluar. Dengan susah payah akhirnya gue gak jadi ngeluarin
spermanya ke dalem mulutnya mila, penis gue terasa berdenyut denyut atas
perlakuan mila. Mila makin ganas ngisep, jilat, masukin ngeluarin mulutnya
di penis gue, gue baru pertama kali di buat gini sama cewe, biasanya gue
Cuma ngocok aja klo lagi di kamar mandi. Mila kemudian bangun dan berkata
masuik dong batang lo ke memek gue, dengar perkatan itu gue langsung pegang
pinggul dia buat ngepasin penis gue ke memeknya, karena penis gue dah basah
akhirnya gampang banget masukin ke memeknya mila. Dengan posisi berdiri gue
maju mundurin penis gue, mila merintih keenakan itu terdengar dari
rancuannya ahhhhhhh emmmmmmmm ahh ahhha ahhh ahhkk ahhkk ahkkk enak banget
kontol loe, teruss teruusss ahkkk jangan berenti ahkkkk.... Memek lo juga
enak banget mil, terasa sempit banget sama kontol gue, ahkk hkk hkkkhhkk
hhkkkk, enak mil enak, enak banget memek loo,, iyaa iiaaaa ndiiii dalemin
lagi ndiiii yang dalemmmm, ahhkkk emmmm emmmm ahhhkk iihhhhkkkk yessss
yeesss aahhhkkk gede banget kontol lo ndii, gue suka bangetttt yyeeesss
ahhhkkk ahkkkk, mila makin teriak keenakan. Dalam posisi penis gue yang
masih di dalem gue gendong mila ke pinggiran bak mandi, gue dudukin dia di
pinggiran bak mandi, karena posisinya pas dengan gue diri makin enak aja
gue buat genjotin mila. Gue pegang punggungnya biar mila gak jatoh. Dengan
terus ngegenjotin mila gue makin bernafsu, sambil genjot sambil cium
bibirnya, suara mila hanya terdengar hmmmmm hhhhmmmmm hmmmm, gue arahin
ciuman gue ke dadanya yang gede, mila makin keras teriaknya aaahhhkkkkkkk
nndiiiiii gueeeee keeelluuuaarrrr ahhhhkkkkkkkkkkk, terasa hangat penis gue
yang ada di dalem memeknya mila. Keluarin aja mil yang banyak yang banyak,,
iyaaa ndiii aahhhkkk gue masih keluarrr ahhhkkk ahhkkkk aaahkkkkk
ahhhhkkkkk, kepala mila menghadap ke atas, setelah itu mila menjadi lemas,
terasa banget sama gue klo keluarnya banyak banget. Gue liat ada cairan
yang keluar dari pinggiran memeknya padahal gue masih genjotin dia, gue
makin percepert genjotan gue ke mil , mila udah gak bisa buat apa apa lagi
karena dia udah lemes banget. Gue makin cepet, dan makin dalemin kontol gue
ke mila, ahhhkkkk mil gue mau keluar, jangan keluarin di dalem ndiii, gue
hiraukan ucapan dia, gue peluk badannya dengan erat, dan gue keluarin
sperma gue di dalem memeknya mila, croooottt ccrooot croott crrrooottt
crooottt croooott, ada sekitar Sembilan kali gue muntahin sperma ke dalam
memeknya, punggung gue berasa sakit karena waktu gue keluarin tangan mila
sambil cakar punggung gue. Akupun juga ikut lemas, gue turunin mila dari
bak dan kita sama sama duduk di ubin kamar mandi, mila sudah terasa
kelelahan sekali. Gue masih penasaran apa yang terjadi abis gue dari
diskotik, gue Tanya ke mila, mila menceritakan ke gue waktu di diskotik dia
sengaja ngasih gue minum minuman yang banyak agar gue gak sadar diri,
setelah gak sadar mila dan temannya membawa gue ke kosan temannya yang
sedang tidur. Waktu pas di ranjang mereka berdua ngelepasin baju gue sampai
gue terlanjang, dan mereka berdua ML sama gue, waktu tidur penis gue
tegang, mereka berdua main dengan gue dan emang bener waktu gue bangun
berasa ada cairan di sela sela bulu gue. Ternyata mila udah ngerencanain
sama temennya kalo mau bawa barang bagus, alhasil temannya sampai sekarang
tidak bangun. Mila menanyakan ke gue apa dia suka, gue jawab aja suka lah,
mana ada sih orang yang main dengan cewe cewe cantik, setelah gue bersihin
memek mila dan penis gue sendiri, gue gotong mila ke kasur lagi dan kami
bertiga di kasur, jam menunjukan pukul 4 pagi, ternyata gue main dengan
mila lama banget. Akhirnya kita bertiga tertidur pulas sampai siang.

Hormat kami,
gara gara berkenalan dengan kakak senior
http://imgnow.com/uploads/714072953Banyuurip-20460114-00760.jpg |
andrea_rizky11@yahoo.com

Perhatikan: Email ini dikirim melalui gadget Formulir Kontak di
http://gadognet.blogspot.com